Skip to content

VISI

Menjadi BPR yang terus tumbuh dan tangguh serta bermanfaat bagi masyarakat Provinsi Lampung.

  • Filosofi Terus Tumbuh, yakni proses perubahan ukuran menjadi “lebih” dari kondisi saat ini, misalnya lebih baik, lebih besar, lebih maju dan lain sebagainya. Visi BPR LBS terus tumbuh maksudnya adalah agar BPR LBS semakin maju dan berkembang dari berbagai macam aspek, antara lain lending (kredit), dana pihak ketiga (tabungan & deposito), asset, laba, modal maupun dari aspek SDM.
  • Filosofi Tangguh, yakni kuat (sulit dikalahkan) dan pantang menyerah. Visi BPR LBS tangguh maksudnya adalah agar BPR LBS kuat (sulit dikalahkan) dalam menghadapi segala persaingan usaha antar BPR/BPRS & kuat (pantang menyerah) dalam menghadapi segala permasalahan maupun tantangan dimasa yang akan datang, termasuk adanya perubahan kondisi ekonomi yang tidak stabil maupun adanya perubahan kebijakan dari pemerintah.
  • Filosofi Bermanfaat, yakni memiliki nilai tambah (berguna). Visi BPR LBS bermanfaat bagi masyarakat Provinsi Lampung maksudnya adalah dengan adanya BPR LBS dapat memberikan nilai tambah yang positif bagi masyarakat Provinsi Lampung, mulai dari pegawai/pengurusnya, nasabahnya (kredit, tabungan & deposito) serta para stakeholders (pemegang saham, rekanan & pemerintah daerah) baik yang berada di Bandar Lampung maupun yang berada diluar Bandar Lampung.
  • MISI

    • Menerapkan Prinsip Tata Kelola (GCG) yang baik dan Manajemen Risiko yang memadai dalam melakukan aktifitas maupun kegiatan usaha BPR.
     
  • Mengedepankan Prinsip Kehati-hatian Bank (Prudential Banking Principles) dalam melakukan penyaluran kredit sehingga kredit yang diberikan berjalan sehat dan lancar.
  •  
    • Meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM yang dimiliki melalui pelatihan-pelatihan atau seminar yang dilakukan, baik dari kalangan internal maupun eksternal.
     
    • Memahami beragam kebutuhan nasabah dan memberikan layanan yang cepat, tepat dan akurat demi tercapainya kepuasan nasabah.
     
    • Membantu meningkatkan perekonomian di Provinsi Lampung dengan cara menghimpun dana dari masyarakat, baik dalam bentuk tabungan maupun deposito serta menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk kredit (pinjaman).